BENGKEL SPESIALIS MOTOR MATIC LAWAS

By Redaksi 15 Sep 2019, 17:25:40 WIB Otomotif
BENGKEL SPESIALIS MOTOR MATIC LAWAS

Keterangan Gambar : Ki-ka: Dwi, Sutar, Didin.


Sepeda motor berjenis matic, kini banyak diandalkan masyarakat tak hanya di kota-kota besar, namun hingga ke daerah. Namun bagaimana dengan para pengguna sepeda motor matic lawas dari merk pabrikan non Jepang, dalam merawat tunggangannya?

Di Jakarta Barat, ada sebuah bengkel spesialis matic yang dapat menangani motor matic lawas berikut suku cadangnya. Bengkel yang bernama Yo Matic ini, berada di jalan Meruya Selatan no.25, Jakarta Barat, berdiri sejak tahun 2014 dan digawangi oleh Sutarno, Didin dan Dwi.

Menurut sang pemilik bengkel, Sutarno, sejatinya Yo Matic dapat melakukan perbaikan segala jenis motor, namun dirinya lebih mengkhususkan sepeda motor matic dari segala merk, mulai dr motor pabrikan Jepang, Taiwan, Cina hingga Italia, seperti Vespa. Tak ayal, para pengguna sepeda motor asal Taiwan, Kymco dari berbagai tipe, menyesaki Yo Matic. Para pelanggannya tak hanya datang dari wilayah Jabodetabek saja, namun hingga daerah lain, seperti Bandung, Karawang dan Cianjur. Dirinyapun melayani pengiriman suku cadang dan konsultasi perbaikan.

Untuk service ringan, pria kelahiran Wonogiri, 8 Agustus 1982 ini mematok jasa sebesar 35 ribu Rupiah untuk motor karburator dan 65 ribu Rupiah untuk motor injeksi, termasuk setting dan membersihkan throttle body. Sementara untuk service menengah hingga berat, konsumennya cukup merogoh kocek 85 hingga 100 ribu Rupiah, tergantung kerusakan. Untuk service CVT, jasa yang dipatok mulai dari 35 hingga 50 ribu Rupiah tergantung jenis motornya.

Pria yang telah berpengalaman di dunia motor sejak tahun 2000 ini, pernah mengalami musibah di tahun awal mendirikan Yo Matic. Kebakaran meludeskan bengkel beserta 9 sepeda motor di dalamnya. Namun, Sutar tak berputus asa dan kembali bangkit merintis usahanya. Perlahan namun pasti, bengkelnyapun kembali ramai. Dukungan para pelanggannya membuat Sutar terus bersemangat menjalani keahliannya hingga kini. Bahkan para pelanggannya yang merupakan pengguna sepeda motor Kymco, menjadikan bengkelnya sebagai lokasi berkumpul.

Bersama para pelanggannya, di saat tertentu Sutar bahkan rela menutup bengkelnya untuk melakukan touring bersama ke Dieng, Cirebon, Kopeng dan Ciletuh. Baginya, hubungan dengan para pelanggan, tak harus selalu terkait dengan bisnis semata, melainkan hubungan persahabatan bahkan persaudaraan.

Wah, suatu hal yg bisa menginsipirasi kita semua bukan?

HTj/Jnews




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment