KAPAL SELAM KRI NANGGALA-402 DINYATAKAN TENGGELAM
PENCARIAN KRI NANGGALA 402 MEMASUKI FASE SUBSUNK (TENGGELAM)

By redaksi 01 Mei 2021, 08:58:07 WIB Nasional
KAPAL SELAM KRI NANGGALA-402  DINYATAKAN TENGGELAM

Keterangan Gambar : Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat menyampaikan kondisi terakhir pencarian Kapal Selam KRI Nanggala-402 Sabtu (24/4/2021) . (foto : istimewa)


Jakarta, Jnews
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto  dengan penuh duka cita menyampaikan bahwa pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang membawa 53 personel terbaik TNI AL telah dinaikkan fasenya, dari fase submiss (hilang) menjadi fase subsunk (tenggelam).


Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, saat konferensi pers di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Sabtu (24/4/2021).


"Saya atas nama Panglima TNI menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Kita bersama-sama mendoakan supaya proses pencarian ini terus bisa dilaksanakan dan bisa mendapatkan bukti-bukti kuat," ujarnya.


Panglima TNI menjelaskan bahwa operasi Search and Rescue (SAR) telah memasuki hari keempat sejak dinyatakan hilang pada Rabu (21/4/2021). 


Sejak awal, seluruh komponen yang dikerahkan telah bekerja semaksimal mungkin untuk mencari keberadaan kapal selam tersebut.


"TNI Angkatan Laut bersama Kepolisian, Basarnas, KNKT serta negara sahabat telah berupaya semaksimal mungkin mencari keberadaan KRI Nanggala-402,"  lanjut Panglima TNI.


Meski sudah memasuki hari ke empat, dimana pada hari  Sabtu dini hari, merupakan batas akhir live support berupa ketersediaan oksigen bagi seluruh ABK kapal, namun kapal buatan Jerman tersebut belum ditemukan.


Namun, menurut  Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono,  dalam proses pencarian KRI Nanggala-402 telah menemukan barang-barang yaitu pelurus tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin, dan di botol oranye pelumas periskop kapal selam. 

"Ditemukan juga alat yang dipakai ABK Nanggala untuk shalat dan spons untuk menahan panas pada freshroom," ucapnya. 


Dengan adanya bukti otentik tersebut, maka pada saat ini kapal tersebut diisyaratkan dari submiss menjadi subsunk.


(r/n)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment