KESAL DIPALAK, 2 PEDAGANG NEKAT BUNUH PREMAN

By redaksi 28 Apr 2021, 05:35:53 WIB Hukum
KESAL DIPALAK, 2 PEDAGANG NEKAT BUNUH  PREMAN

Keterangan Gambar : Salah satu pelaku pembunuhan terhadap preman di Palimanan Cirebon ditangkap polisi .(foto : slamet)


Cirebon, Jnews

Satreskrim Polresta Cirebon ungkap 2 pelaku penngeroyokan yang mengakibatkan korban kehilangan nyawa.   Dua pemuda berinisial  MA (26) dan S (25) warga kecamatan Palimanan. Kejadian tindakan kriminal  terjadi di ruko dekat lampu merah Palimanan kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon.

Pembunuhan berawal dari permasalahan  beberapa minggu lalu, korban adalah seorang yang dikenal preman. Ketika itu korban meminta jatah kepada seorang pemilik warung  yang saat ini ditetapkan kepolisian Polresta Cirebon sebagai pelaku.

Disebutkan oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. M. Syahduddi, pada saat korban meminta jatah pelaku tak memberikan apa yang dipinta korban. Dengan meluapkan amarahnya korban melakukan pengrusakan sepeda motor milik pelaku.

"Karena merasa kesal motornya dirusak, pelaku sakit hati dan dendam kepada si korban", ucap Syahduddi kepada Wartawan dalam keterangan Pers di halaman Polresta Cirebon Jalan Dewi Sartika kecamatan Sumber kabupaten Corebon Jawa Barat.

Lanjut Kombes Pol  Syahduddi mengatakan, dengan sakit hatinya pelaku kepada korban hingga suatu hari korban yang bernama Gunawan Saputra melintas depan ruko yang tak jauh dari warung  milik pelaku korban dikeroyok  hingga baku hantam.

"Pelaku dibantu oleh saudara dari istrinya secara spontan melakukan pengeroyokan dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit, korban jatuh terkapar dengan luka sabetan dibagian dada sebelah kiri, lengan sebelah kiri, kepala bagian belakang dan atas", jelas Syahduddi.

Korban meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) sambung Kapolresta, karena kehabisan darah.

"Kemudian kita lakukan olah TKP dan membawa korban kerumah sakit untuk di otopsi.Selain itu untuk mengetahui motif pembinuhan ini, kita melakukan penyelidikan dan minta keterangan saksi saksi yang berada di TKP yang melihat dan mendengar peristiwa itu terjadi", kata Kombes Pol Syahduddi.

Dijelaskan Kapolresta Cirebon, ke dua tersangka sempat melarikan diri ke daerah Provinsi Banten. Setelah beberapa hari disana para  pelaku kembali lagi ke Kota Cirebon dan pada akhirnya pelaku berhasil di bekuk Sat Reskrim Polresta Cirebon. 

"Ketika pelaku di sergap  ditempat kejadian sempat  melakukan perlawanan terhadap petugas hingga dilakukkan tindakan tegas dan terukur dan sebelumnya kami melalakukan koordinasi dengan Polres Cirebon Kota", ujar Syahduddi.

Polisi  menyita  barang bukti yang berhasil diamankan, senjata tajam jenis celurit dengan gagang warna hitam, satu kaos oblong warna putih dengan bercak darah, celana kolor pendek warna hitam.

Atas perbuatan pelaku dikenakan pasal 338 jo 170 ayat (2), ke 3e KUHP pidana dengan ancaman 15 tahun penjara. (Slamet/r)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment